Sang Mantan Menikah?

Pernikahan Mantan Kekasih, Datang atau Tidak?
Pernahkah Anda mengalami dilema saat menerima undangan pernikahan dari mantan kekasih. Apakah Anda perlu datang ke pesta tersebut atau lebih baik menghindar?

Ada beberapa pertimbangan yang harus Anda lakukan sebelum memutuskan jawaban dari pertanyaan di atas. Ini dia!

Bagaimana cerita perpisahan Anda
Tak semua hubungan berjalan mulus. Kadang bisa berakhir baik, namun ada pula yang justru diakhiri dengan amarah serta dendam. Coba ingat-ingat bagaimana bentuk hubungan Anda dengan mantan terakhir kali bertemu. Jika Anda merasa masih banyak emosi atau amarah yang terpendam, sebaiknya tak perlu datang, ketimbang kemungkinan “drama” yang bisa Anda lakoni di pesta tersebut. Tapi jika hubungan Anda dan mantan layaknya teman, tak ada alasan bagi Anda untuk tidak datang.

Pertimbangkan lingkungan sosial
Terkadang ketidakhadiran Anda juga memiliki akibat lain. Misalnya menjadi bahan pembicaraan lingkungan sosial. Jika tak ingin datang, pastikan lingkungan sosial Anda dan pasangan tidak akan mengembangkan rumor atau berpendapat negatif.

Pertimbangkan perasaan pasangan

Walau Anda dan mantan tak memiliki masalah apa-apa, tapi jangan lupa juga untuk meminta pendapat pasangan. Jika datang ke pernikahan mantan hanya akan membuat pasangan Anda terluka, sebaiknya tak perlu dilakukan. Lebih baik Anda fokus ke hubungan yang tengah dijalani, ketimbang masa lalu.

Pertimbangkan tujuan
Cobalah jujur pada diri sendiri: apa yang menjadi motivasi Anda saat hadir ke pernikahan mantan kekasih. Jika tujuan Anda murni bersilaturahmi dan reuni dengan teman, tentu tak ada salahnya. Tapi jika tersimpan keinginan membuat mantan menyesal telah meninggalkan Anda, atau membuat calon istri mantan terintimidasi dengan kecantikan Anda, lebih baik jangan datang. Hal ini membuktikan masih ada emosi terpendam dalam diri. Jangan sampai keegoisan Anda menghancurkan kebahagiaan orang lain.

Maka, sungguh terlalu jika Anda tidak mempunyai pertimbangan untuk datang pada pernikahan mantan anda !

16 thoughts on “Sang Mantan Menikah?

  1. kalo aku sih ga bakal datang om😛
    lebih baik cari amannya saja
    biar tidak ada yang terluka dari pihak mana pun

    saya pun juga pasti bakal marah kalo istri saya (kalo udah punya istri) datang ke nikahannya mantannya, walaupun dengan alasan apa pun😀

    karena nih hati itu lemah om, gampang bolak balik😀
    mending cari aman aja, biar hati tetep tentram🙂

  2. Kalau sedang luang waktu dan ada rezeki, sebaiknya datang untuk turut mendoakan. Kalau terlalu masih cinta mantan, dan rentan muncul rasa sakit saat datang, sebaiknya tak datang dengan alasan yang bisa dibenarkan. Cari kegiatan apa gitu pas hari H.
    Ya intinya, tanya kondisi hati aja.

    • Maturnuwun mas Bel,
      Silaturahmi itu penting, sekalipun itu dengan mantan. Kalaupun hadir tp malah membuat suasana menjadi kurang enak, maka ikut mendo’akan akan lebih baik.
      salam dari Malang buat kluarga mas Rudi.

  3. wah..kalo mantan nikah sih gpp…yakinkan diri kalo kita bakalan dapat pengganti yg lebih baik dari dia..dan niatkan datang dgn tujuan silaturahmi…krn dgn silaturahmi itulah yg membuat kita dibanjiri rezeki..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s