Gang Ongkek

Ongkek (pengucapan katanya seperti membaca kalimat bokek). Adalah alat yang digunakan untuk menjemur pakaian sehari2, biasanya terbuat dari bambu atau kayu. Di desain sesederhana mungkin agar mudah dibawa kemana2. Seiring perkembangan jaman, ongkek tradisional ini mengalami perubahan ongkek dibuat dengan menggunakan besi dan alumunium. Meski demikian, di kampung kelahiran saya ongkek2 tradisional ini masih banyak digunakan untuk menjemur pakaian. Pada umumnya ongkek di kampung saya dibuat setelah seorang ibu melahirkan atau babaran. Mungkin ini berbeda namanya dengan daerah lain seperti Tuban Jawa Timur, Ongkek merupakan perlengkapan tradisional untuk menjual minuman Legen yang terbuat dari air nira pohon siwalan.

Gang Ongkek

Enggak percaya kalau di kampung saya ada yang namanya Gang Ongkek ?. Nama gang ini sebenarnya Jl. Tunggul Ametung Tumpang – Malang. Namun untuk memeriahkan perayaan kemerdekaan RI ke 69 tahun, pada gapura selamat datang kampung yang terletak di sebelah timur Candi Jago ini telah berganti nama dengan bertuliskan ‘Gg Ongkek’ (baca Gang Ongkek). Hampir setiap hari saya melewati jalan ini, dan terdapat puluhan ongkek berjajar di depan rumah warga. Aneka jemuranpun bergelantungan pada ongkek tradisonal ini, bahkan sesekali saya harus melihat aneka jeroan (under wear) milik warga. Kampung ini pantas menjadi kampung dengan jumlah Ongkek terbanyak sedunia, tentu bukan versi museum rekor Indonesia.

Saya kurang tau persis berapa jumlah ongkek yang terdapat di gang ini. Jangan harap saya bisa menghitung jumlah ongkeknya, mengambil gambarnya saja saya sedikit canggung dan sesekali terkekeh saking banyaknya under wear yang dijemur. Beberapa warga juga ada yang mengintip saya dari balik jendela rumahnya. Mungkin mereka takut kalau salah satu under wear nya saya colong. Bagi beberapa kaum lelaki ada yang percaya jika yang memiliki banyak jerawat akan segera hilang jerawatnya dengan cara mencuri under wear kaum perempuan lalu diusap2kan ke wajahnya. Brrrraaaa ,,, dan itu nggilani, saya tidak percaya itu !. Tujuan saya hanya membuat tulisan sederhana tentang ongkek jemuran tradisional, iseng2 ambil melestarikan budaya tradisional aseli pribumi agar suatu saat tidak di klaim negeri orang .. hehe kudu segera dipatenkan bahwa Ongkek adalah handmade aseli Indonesia. (gak nyambung).

Saya menyebutnya Ongkek Portable, karena alat tradisional ini letaknya selalu berpindah2 dari satu tempat ke tempat yang lain. Ketika pagi hari ongkek ini berjajar di depan rumah warga di sebelah kiri jalan dan ketika menginjak sore ongkek ini berpindah ke kanan jalan mengikuti arah panas matahari. Namanya saja ongkek portable, artinya mudah dipindah sesuai keinginan kita mengikuti sinar matahari supaya cepat kering atau memudahkan pengangkatan jemuran apabila hujan tiba. Bukan tanpa alasan jika ongkek ini berjajar di depan rumah warga karena di belakang rumahnya lahan untuk menjemur dan menaruh ongkek ini sudah tidak ada lagi.

Tepat di sudut rumah saya juga terdapat satu ongkek terbuat dari kayu ‘made in father’, saya terharu dan memandangnya begitu lama ongkek buah karya ayah saya, tak disangka ternyata alat sederhana ini bisa memberikan warna dalam kehidupan keluarga saya. Thank you father, many things happened while I was live.

Kira2 di daerah lain apa masih terdapat banyak Ongkek jemuran tradisional ya ? Berikut ini hasil jepretan saya Ongkek Cloth Tradisional di kampung saya. Cekikot ..

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

17 thoughts on “Gang Ongkek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s