Tarpin, Anak Tumpang Taklukkan Semeru Dengan Berjalan Mundur

tarpin pendaki gunungPria sederhana ini sukses mencatatkan namanya sebagai pendaki pertama yang menaklukan puncak Mahameru dengan berjalan mundur. Namanya Iswahyudi, namun teman2nya memanggilnya dengan sebutan Tarpin. Selama tiga hari sejak Sabtu (24/8) pagi, Tarpin mulai mendaki Gunung Semeru dengan cara yang unik dan berisiko, yakni berjalan mundur. Aksi tersebut diawali dengan penyematan spion sebagai alat untuk Tarpin melihat jalan dibelakangnya, oleh petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Dengan alat bantu spion untuk mendaki Gunung Semeru Tarpin memulai perjalanannya dari Ranu Pani menuju Ranu Kumbolo yang jaraknya sekitar 17 km. Kemudian dilanjutkan menuju Kalimati. Setelah itu Tarpin bersama tim beristirahat dan camping di sana. Pada hari Minggu (25/8) pagi, pria kelahiran Malang, 1 Januari 1968 melanjutkan pendakian ke etape tiga yakni Kelik (di atas Arcopodo).

Lanjutkan Membacanya

Mamalia Pemilik Otot Supercepat

Studi terbaru yang dilakukan seorang ahli biologi di University of Southern Denmark menyebut kelelawar sebagai mamalia pertama yang diketahui memiliki otot super cepat. Otot tersebut membuat makhluk yang kerap dikenal di Indonesia sebagai ‘kalong’ itu bisa memburu santapannya.

Otot super cepat ini terletak di tenggorokan kelelawar dan membuatnya bisa menghasilkan ekolokasi. Ekolokasi merupakan suatu proses di mana kelelawar mengeluarkan gelombang suara dan gelombang tersebut kembali memantul padanya setelah membentur mangsa. Lanjutkan Membacanya

Mari Belajar Pada Semut

Membaca judul ini, mungkin Anda bertanya-tanya, “Belajar kok sama semut? Apa tidak ada yang lain?” Yang saya maksud di sini semut betulan, lho. Bukan semut-semut di radio polisi yang artinya mahasiswa demo itu!

Apa sih istimewanya semut? Kenapa harus belajar sama semut? Kenapa kok tidak belajar sama gajah atau jerapah saja? Yah, selain kita memang tidak sedang membicarakan isi kebun binatang, mari kita contoh perilaku dan tabiat semut. Binatang yang sehari-hari bisa kita jumpai jadi nggak perlu ke kebun binatang untuk belajarnya. Hehe.. Lanjutkan Membacanya

Arsitek-Arsitek Mungil di Alam

arsitek mungil di alam (rumah rayap)

Rayap adalah serangga kecil yang menyerupai semut. Mereka hidup berkoloni dan membangun sarang raksasa untuk diri mereka sendiri. Satuan terkecil pembangun sarang tersebut adalah bata-bata mungil yang terbuat dari tanah, yang dibuat rayap-rayap pekerja dengan mencampurkan air liur mereka sebagai bahan perekat. Ukuran sarang rayap kadang Lanjutkan Membacanya